Giat Ops

Komentar Penonton setelah lihat Gala Premiere Sang Prawira di Studio XXI Epicentrum Jaksel

Magelang Selatan – Jakarta, Gala Premiere Sang Prawira di Hadiri Ribuan Penonton di studio XXI Epicentrum Jaksel, Sabtu ( 23/11)

Daniel salah satu Penonton merasa puas dengan tontonan Sang Prawira.
” Film isi penuh haru perjuangan taruna Polisi meraih cita citanya untuk mengabdi pada Negara .
Salut dengan jajaran Polda Sumatra Utara membuat Film penuh sarat pendidikan moral .” kata Daniel

Inti pesan dari Film ini adalah biasalah berbuat berpikir benar dan bertindak yang benar walau belum tentu orang anggap benar ,lanjut daniel

Aneka Peristiwa di Sekolah Polisi yang disajikan dengan indah.
Defile Marching Band mengagumkan. Dinamika Proses masa pendidikan Taruna membuat penonton menjadi mengenal proses pengajaran di Akademi Polisi. Mas Bhabin Bripka Herman walau tampil sesaat menghadirkan tawa ,

Jajaran Polda Sumut luar biasa penampilannya.
Bapak Tukang Post , Ibu Guru , Orang Tua Horas dan tentu Pemeran Utama Nauli , Horas juga Mondang dan Sang Rentenir sukses membuat “kesal” penonton.

Pak Tito yang saat ini diamanahkan menjadi Mendagri berpesan Polisi memiliki tugas mulia yaitu mendedikasi jiwa raganya menjaga Masyarakat.
Indonesia terdiri dari 34 Wilayah dari Sabang Merauke.
Kerja cari Ilmu
Konsep Strong leader.
Belajar , Belajar , Belajar pesan Pak Kapolri dan
Bu Tri Tito berpesan sbg Istri anggota Polri cukup berat karena harus siap mendampingi ditempatkan dimanapun juga berada walau ditempat terpencil.

Pak Yasona , Pak Gandjar Pranowo memberi warna dalam Film ini dengan pesan pesan Kebajikan. Bertugaslah dengan Hati Paripurna untuk Negeri pesan Pak Luhut Binsar Panjaitan..
Kata singkat yang penuh sarat mendalam

Sungguh Film sarat hiburan , juga haru .
Film wajib ditonton bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dinamika dan sisi kehidupan Polisi dalam menjalani Tugas yang tidak mudah.

Bumi Sumatra Utara nan Indah dan kebudayaannya membuat kami penonton kagum ingin segera menjejakan kaki ke danau Toba , Pulau Nias maupun Tapanuli Tengah, tutup Daniel Sumringah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!